Pernahkah Anda membayangkan membawa laptop dengan berat 30 ton di dalam tas? Tentu mustahil. Namun, itulah kenyataan pahit (dan berat) dari evolusi teknologi. Sebelum kita mengenal MacBook yang setipis kertas atau smartphone dengan chipset nanometer yang super efisien, dunia harus tunduk pada sebuah raksasa bernama ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer).
Di era digital 2026 ini, di mana kita sudah terbiasa dengan Artificial Intelligence (AI) generatif dan komputasi kuantum, menengok ke belakang ke arah ENIAC bukan sekadar nostalgia. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap "nenek moyang" yang meletakkan dasar arsitektur komputasi modern. Artikel ini akan membedah secara teknis mengapa komputer ini begitu masif, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa berat 30 ton tersebut sangat krusial bagi sejarah manusia.
Sejarah Lahirnya ENIAC: Ambisi Militer di Tengah Perang Dunia II
ENIAC tidak diciptakan untuk bermain game atau mengetik dokumen Word. Proyek ini lahir dari kebutuhan mendesak militer Amerika Serikat selama Perang Dunia II. Angkatan Darat membutuhkan alat yang mampu menghitung tabel trajektori artileri dengan cepat dan akurat. Sebelum ada ENIAC, perhitungan ini dilakukan secara manual oleh manusia yang disebut "computers" (penghitung), yang memakan waktu berhari-hari untuk satu tabel saja.
Pada tahun 1943, John Mauchly dan J. Presper Eckert dari University of Pennsylvania mengusulkan sebuah mesin elektronik yang bisa melakukan perhitungan ribuan kali lebih cepat. Meskipun perang berakhir sebelum ENIAC selesai sepenuhnya pada tahun 1945, mesin ini menjadi fondasi bagi pengembangan teknologi komputer di masa damai, termasuk dalam pengembangan bom hidrogen dan ramalan cuaca pertama di dunia.
Catatan Teknis: ENIAC sering dianggap sebagai komputer digital elektronik multiguna pertama yang "Turing-complete", artinya ia mampu menyelesaikan masalah komputasi apa pun yang dapat ditulis dalam bentuk algoritma, asalkan tersedia memori dan waktu yang cukup.
Spesifikasi Teknis ENIAC: Monster di Dalam Ruangan
Jangan bayangkan komponen ringkas saat membicarakan ENIAC. Mesin ini adalah kumpulan kabel, panel, dan ribuan tabung kaca yang mengeluarkan panas luar biasa. Untuk memberi Anda gambaran betapa masifnya komputer pertama ini, mari kita lihat tabel spesifikasi di bawah ini:
| Komponen / Fitur | Detail Spesifikasi ENIAC |
|---|---|
| Berat Total | Sekitar 30 Ton (27.215 kg) |
| Dimensi Fisik | Lebar 2,4 meter, Tinggi 0,9 meter, Panjang 30 meter |
| Tabung Hampa (Vacuum Tubes) | 17.468 buah |
| Konsumsi Daya | 150 Kilowatt (cukup untuk menerangi satu desa kecil) |
| Kecepatan Operasi | 5.000 penjumlahan per detik |
| Sistem Bilangan | Desimal (Bukan Biner murni seperti komputer modern) |
Mengapa Menggunakan Tabung Hampa (Vacuum Tubes)?
Sebelum penemuan transistor pada tahun 1947, tabung hampa adalah satu-satunya komponen elektronik yang bisa berfungsi sebagai sakelar cepat. Masalahnya, tabung ini sangat tidak efisien. Mereka panas, sering terbakar (rusak), dan membutuhkan ruang fisik yang besar. Bayangkan ada 17.468 lampu bohlam kecil yang harus menyala terus-menerus; panas yang dihasilkan sangat ekstrem hingga ruangan ENIAC membutuhkan sistem pendingin khusus agar komponennya tidak meleleh.
Arsitektur Komputasi: Bagaimana ENIAC Bekerja?
Berbeda dengan PC modern Anda yang menggunakan Arsitektur Von Neumann (di mana program disimpan dalam memori), ENIAC awalnya adalah mesin yang "diprogram keras" (hard-wired). Ini berarti untuk mengubah tugas atau perhitungan, para operator harus mencabut dan memasang kembali ribuan kabel pada panel plugboard, mirip dengan papan switchboard telepon jadul.
- Akumulator: ENIAC memiliki 20 akumulator yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan angka dan melakukan operasi penjumlahan/pengurangan.
- Unit Pengali dan Pembagi: Mesin ini memiliki unit khusus untuk perkalian dan pembagian yang bekerja secara paralel dengan unit lainnya.
- Function Table: Digunakan untuk menyimpan konstanta yang diperlukan dalam perhitungan tabel matematika.
Salah satu aspek teknis yang unik adalah ENIAC bekerja dalam sistem desimal. Ia tidak menggunakan 0 dan 1 (biner) seperti prosesor Intel atau AMD zaman sekarang, melainkan menggunakan cincin penghitung sepuluh posisi untuk merepresentasikan angka 0 sampai 9. Ini adalah salah satu alasan mengapa sirkuitnya menjadi sangat kompleks dan memakan banyak tempat.
Analisis E-E-A-T: Dampak Berat 30 Ton Terhadap Inovasi Material
Sebagai ahli teknologi, kita harus melihat bahwa berat 30 ton ENIAC adalah "biaya" yang harus dibayar untuk memecahkan hambatan mekanis. Sebelum ENIAC, mesin hitung bersifat mekanis dengan roda gigi yang lambat. ENIAC membuktikan bahwa elektron yang bergerak dalam hampa udara jauh lebih cepat daripada roda gigi besi yang berputar.
Namun, tantangan terbesar ENIAC bukanlah beratnya, melainkan Mean Time Between Failures (MTBF). Dengan ribuan tabung hampa, hampir setiap hari ada saja tabung yang mati. Tim teknisi harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mencari tabung mana yang rusak. Inilah yang memicu para ilmuwan di Bell Labs untuk mencari alternatif yang lebih kecil, lebih dingin, dan lebih awet, yang akhirnya melahirkan Transistor. Tanpa "kegagalan" efisiensi pada ENIAC, mungkin kita tidak akan pernah mengejar teknologi silikon secepat ini.
Para Wanita di Balik ENIAC: "The ENIAC Girls"
Satu fakta sejarah yang sering terlupakan dalam aspek teknis adalah siapa yang sebenarnya "menjalankan" mesin seberat 30 ton ini. Jika Mauchly dan Eckert adalah arsitek hardware-nya, maka enam wanita hebat—Kay McNulty, Betty Jennings, Marlyn Wescoff, Ruth Lichterman, Elizabeth Bilas, dan Jean Bartik—adalah software engineer pertamanya.
Mereka memetakan algoritma matematika ke dalam koneksi fisik kabel tanpa bantuan bahasa pemrograman seperti Python atau C++. Mereka harus memahami setiap jalur sirkuit secara mendalam. Di era modern, kontribusi mereka dianggap sebagai tonggak awal profesi Software Engineering.
Perbandingan: ENIAC vs. Smartphone 2026
Untuk memberikan perspektif yang lebih tajam bagi pembaca Kepoin IT, mari kita bandingkan performa mentah antara sang raksasa 30 ton dengan smartphone kelas menengah di tahun 2026.
- Kapasitas Transistor: ENIAC memiliki 0 transistor (hanya tabung). Smartphone modern memiliki miliaran transistor dalam satu chip berukuran kuku jari.
- Kecepatan: ENIAC melakukan 5.000 operasi per detik. Chipset modern 2026 mampu melakukan triliunan operasi per detik (TOPS), terutama pada tugas NPU (Neural Processing Unit).
- Efisiensi Energi: ENIAC mengonsumsi 150.000 Watt untuk kalkulasi sederhana. Smartphone Anda hanya butuh beberapa Watt untuk melakukan streaming video 8K dan menjalankan AI secara bersamaan.
Secara teknis, satu jam tangan pintar (smartwatch) hari ini memiliki daya komputasi jutaan kali lipat lebih besar dibandingkan seluruh ruangan penuh mesin ENIAC pada tahun 1945.
Kesimpulan: Mengapa Kita Harus Peduli?
Mempelajari ENIAC bukan sekadar membaca buku sejarah yang berdebu. Ini adalah pengingat betapa pesatnya kemajuan manusia. Dari mesin seberat 30 ton yang memenuhi ruangan seluas 167 meter persegi, kita berhasil memampatkan kekuatan yang jauh lebih besar ke dalam kantong celana. Ini adalah bukti nyata dari Hukum Moore yang telah mendorong batas-batas fisika selama puluhan tahun.
Bagi Anda para pengembang web dan pecinta IT, ENIAC mengajarkan satu hal penting: Abstraksi. Dulu, pemrograman berarti memindahkan kabel fisik. Sekarang, kita menulis kode di atas ribuan lapisan abstraksi. Namun, pada intinya, logika yang dijalankan oleh AI tercanggih di tahun 2026 masih memiliki akar yang sama dengan logika yang dikerjakan oleh tabung hampa udara ENIAC delapan dekade lalu.
Tips Kepoin IT: Jika Anda tertarik melihat sisa-sisa sejarah ini, sebagian kecil dari panel asli ENIAC masih dipajang di Smithsonian Institution dan University of Pennsylvania. Melihatnya secara langsung akan membuat Anda bersyukur tidak perlu menarik kabel sepanjang 2 meter hanya untuk melakukan operasi pembagian.
Demikian bedah mendalam mengenai komputer pertama di dunia. Apakah menurut Anda di masa depan (tahun 2050) smartphone kita saat ini juga akan dianggap "seberat dan seprimitif" ENIAC? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar!
Bagaimana, apakah Anda ingin saya membuatkan artikel perbandingan spesifikasi komputer dari dekade ke dekade agar lebih lengkap?
